Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..^_^

hanya ingin berbagi semoga bermanfaat...

Sabtu, 31 Juli 2010

persiapan agar dapat melahirkan dengan selamat..

PERSIAPAN AGAR DAPAT MELAHIRKAN DENGAN SELAMAT

A. Faktor-faktor yang mempengaruhi kehamilan

Ada tiga faktor yang mempengaruhi kehamilan, yaitu faktor fisik, faktor psikologis dan faktor sosial budaya dan ekonomi.
Faktor fisik seorang ibu hamil dipengaruhi oleh status kesehatan dan status gizi ibu tersebut. Status kesehatan dapat diketahui dengan memeriksakan diri dan kehamilannya ke pelayanan kesehatan terdekat, puskesmas, rumah bersalin, atau poliklinik kebidanan. Adapun tujuan dari pemeriksaan kehamilan yang disebut dengan Ante Natal Care (ANC) tersebut adalah :
• Memantau kemajuan kehamilan. Dengan demikian kesehatan ibu dan janin pun dapat dipastikan keadaannya.
• Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik dan mental ibu, karena dalam melakukan pemeriksaan kehamilan, petugas kesehatan (bidan atau dokter) akan selalu memberikan saran dan informasi yang sangat berguna bagi ibu dan janinnya
• Mengenali secara dini adanya ketidaknormalan atau komplikasi yang mungkin terjadi selama kehamilan dengan melakukan pemeriksaan pada ibu hamil dan janinnya
• Mempersiapkan ibu agar dapat melahirkan dengan selamat. Dengan mengenali kelainan secara dini, memberikan informasi yang tepat tentang kehamilan dan persalinan pada ibu hamil, maka persalinan diharapkan dapat berjalan dengan lancar, seperti yang diharapkan semua pihak
• Mempersiapkan agar masa nifas berjalan normal. Jika kehamilan dan persalinan dapat berjalan dengan lancar, maka diharapkan masa nifas pun dapar berjalan dengan lancar
• Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima bayi. Bahwa salah satu faktor kesiapan dalam menerima bayi adalah jika ibu dalam keadaan sehat setelah melahirkan tanpa kekurangan suatu apa pun
Karena manfaat memeriksakan kehamilan sangat besar, maka dianjurkan kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya secara rutin di tempat pelayanan kesehatan terdekat.
Selain itu status gizi ibu hamil juga merupakan hal yang sangat berpengaruh selama masa kehamilan. Kekurangan gizi tentu saja akan menyebabkan akibat yang buruk bagi si ibu dan janinnya. Ibu dapat menderita anemia, sehingga suplai darah yang mengantarkan oksigen dan makanan pada janinnya akan terhambat, sehingga janin akan mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Di lain pihak kelebihan gizi pun ternyata dapat berdampak yang tidak baik juga terhadap ibu dan janin. Janin akan tumbuh besar melebihi berat normal, sehingga ibu akan kesulitan saat proses persalinan.
Yang harus diperhatikan adalah ibu hamil harus banyak mengkonsumsi makanan kaya serat, protein (tidak harus selalu protein hewani seperti daging atau ikan, protein nabati seperti tahu, tempe sangat baik untuk dikonsumsi) banyak minum air putih dan mengurangi garam atau makanan yang terlalu asin.
Faktor Psikologis yang turut mempengaruhi kehamilan biasanya terdiri dari :
Stressor. Stress yang terjadi pada ibu hamil dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin. Janin dapat mengalami keterhambatan perkembangan atau gangguan emosi saat lahir nanti jika stress pada ibu tidak tertangani dengan baik.
Dukungan keluarga juga merupakan andil yang besar dalam menentukan status kesehatan ibu. Jika seluruh keluarga mengharapkan kehamilan, mendukung bahkan memperlihatkan dukungannya dalam berbagai hal, maka ibu hamil akan merasa lebih percaya diri, lebih bahagia dan siap dalam menjalani kehamilan, persalinan dan masa nifas.
Yang terakhir adalah Faktor lingkungan sosial, budaya dan ekonomi. Faktor ini mempengaruhi kehamilan dari segi gaya hidup, adat istiadat, fasilitas kesehatan dan tentu saja ekonomi. Gaya hidup sehat adalah gaya hidup yang digunakan ibu hamil. Seorang ibu hamil sebaiknya tidak merokok, bahkan kalau perlu selalu menghindari asap rokok, kapan dan dimana pun ia berada. Perilaku makan juga harus diperhatikan, terutama yang berhubungan dengan adat istiadat. Jika ada makanan yang dipantang adat padahal baik untuk gizi ibu hamil, maka sebaiknya tetap dikonsumsi. Demikian juga sebaliknya. Yang tak kalah penting adalah personal hygiene. Ibu hamil harus selalu menjaga kebersihan dirinya, mengganti pakaian dalamnya setiap kali terasa lembab, menggunakan bra yang menunjang payudara, dan pakaian yang menyerap keringat.
Ekonomi juga selalu menjadi faktor penentu dalam proses kehamilan yang sehat. Keluarga dengan ekonomi yang cukup dapat memeriksakan kehamilannya secara rutin, merencanakan persalinan di tenaga kesehatan dan melakukan persiapan lainnya dengan baik. Namun dengan adanya perencanaan yang baik sejak awal, membuat tabungan bersalin, maka kehamilan dan proses persalinan dapat berjalan dengan baik.
Yang patut diperhatikan adalah bahwa kehamilan bukanlah suatu keadaan patologis yang berbahaya. Kehamilan merupakan proses fisiologis yang akan dialami oleh wanita usia subur yang telah berhubungan seksual. Dengan demikian kehamilan harus disambut dan dipersiapkan sedemikian rupa agar dapat dilalui dengan aman.
Seorang ibu yang akan melahirkan tentunya haruslah dapat mempersiapkan segala sesuatunya menjelang persalinan. Saya pikir kita sepakat akan hal ini.
Melahirkan atau persalinan merupakan ujung dari proses mengandung atau hamil. Saya berharap semua ibu-ibu di indonesia tetap sehat saat hamil. Proses kehamilan juga tidak lepas dari bagaimana agar cepat hamil termasuk bagaimana posisi-posisi bercinta agar cepat hamil.
Dalam mempersiapkan persalinan ataupun melahirkan tergantung pada persepsi kita masing-masing. Sangat subjektif memang. Ada yang terbentur dengan adat dan ada pula terbentur dengan dana.
Tetapi saya ingin berbagi pengalaman saya mengenai bagaimana saat mempersiapkan persalinan ketika istri saya akan melahirkan anak saya yang pertama. Repot memang apalagi akan melahirkan anak pertama. Tentunya belum punya pengalaman.
Berikut ini beberapa persiapan yang saya lakukan menjelang proses persalinan istri saya :
a. Persiapan psikologis dan fisik
Persiapan psikologis adalah hal yang paling pokok bagi seorang ibu yang akan melahirkan. Apalagi pada seorang ibu muda yang akan melahirkan anak pertama. Persiapan mental juga merupakan faktor terpenting dalam mempersiapkan persalinan termasuk di dalamnya dukungan suami. Untuk persiapan fisik, saya ajak istri saya jalan pagi hari.
b. Persiapan medis
Mengapa persiapan medis ini menjadi penting ?. Istri saya anjurkan untuk periksa Hb, Gol darah dan tekanan darah serta pemeriksaan penunjang lainya. Menurut saya ini penting untuk menjaga-jaga agar apabila terjadi sesuatu yang tidak di inginkan dapat dilakukan tindakan cepat.
c. Persiapan teknis
Menurut saya ini lebih kepada dimana kita akan melahirkan dan persiapan perlengkapan pasca persalinan. Untuk tempat persalinan tentunya banyak pilihan diantaranya, Dirumah kah ? puskesmas ? atau di rumah sakit. Dengan melihat kondisi ibu pada waktu menjelang persalinan. Saya pikir tidak mungkin misalnya, pada pemeriksaan akhir menjelang persalinan istri kita dinyatakan oleh dokter terdapat kendala pada letak janin dan memerlukan operasi, lantas kita melahirkan dirumah.
d. Persiapan kesehatan
Ini menurut saya, pastikan ibu hamil mendapatkan suntikan imunisasi TT ( Tetanus Toxoid ) dan minimal melakukan pemeriksaan 4 kali selama kehamilan.

e. Persiapan tak terduga.
Siapkan lah segala sesuatu yang tidak terduga.

1. Persiapan persalinan
Apakah Anda akan melahirkan dengan bantuan dokter di Rumah Sakit (RS), atau dengan bantuan bidan. Dalam hal ini kehamilan Anda normal atau ada kesulitan, misalnya harus operasi. Pilih RS atau bidan dengan seksama karena menyangkut biaya. Pertimbangkan juga, jarak antara rumah dengan RS yang dituju.
Untuk Anda yang tinggal di LN, bisa meminta saran dari teman-teman Anda, karena aku pernah membaca di satu forum (maaf tidak ada linknya, forumnya sudah tidak bisa dibuka, tapi aku ingat benar kata-katanya), di negara dia tinggal bahwa untuk ibu hamil yang mau melahirkan berlaku aturan selama masih bisa melahirkan dirumah ya melahirkan dirumah saja, nanti tim medis yang datang ke rumah membantu proses persalinan. Bila ada kendala dalam proses melahirkan baru di bawa ke RS. Aduh tidak terbayangkan.
Bila Anda menggunakan asuransi, tanyakan biaya yang mana saja yang dibayar sama pihak asuransi dan biaya mana yang tidak dibayar. Jadi Anda bisa mempersiapkan berapa biaya yang akan dikeluarkan, walaupun ada asuransi.

2. Kenali golongan darah Anda
Persiapkan beberapa orang untuk dijadikan pendonor darah apabila diperlukan, walaupun pihak RS akan mencarikan.

3. Perlengkapan ibu dan bayi.
Ketika mau ke RS, perlengkapan untuk ibu adalah sebagai berikut:
• baju ganti, baju dengan bukaan depan untuk memudahkan saat menyusui.
• pembalut, kalau disini diberi dari RS tapi lebih baik bawa sendiri juga.
• peralatan mandi, biasanya menginap 2-3 hari sampai semua pemeriksaan terhadap bayi selesai dan kondisi ibu sudah membaik.
• gurita khusus ibu, dipakai setelah melahirkan. Di Indonesia hal ini boleh, tapi disini tidak diperbolehkan.
Perlengkapan untuk si bayi saat di RS, baju (baju lengkap dengan kaos kaki, sarung tangan, penutup kepala), selimut dan diapers. Kalau disini, si baby masih dimandikan sama perawat, jadi tidak membawa perlengkapan mandi buat si baby. Sebelum memandikan mereka akan minta baju ganti saja, nanti diserahkan ke ibunya lagi sudah bersih dan wangi. Bawa minyak telon untuk bayi, tapi perlu diperhatikan, tidak semua RS mengijinkan si baby diberi minyak terlebih bila Anda tinggal di LN.

4. Persiapkan mental Anda.
Persiapkan mental Anda sebelum melahirkan, juga mental Anda sebagai ibu. Dengan mempunyai bayi, artinya tanggung jawab Anda bertambah, Anda akan kurang tidur, kurang istirahat, sering bangun malam untuk menyusui atau mengganti popoknya, menenangkan ketika si bayi menangis, mengajaknya bicara dan sebagainya.

5. ASI
Sebisa mungkin berikan ASI kepada anak Anda karena ASI adalah asupan gizi terbaik buat bayi Anda.

6. Persiapkan nama.
Biasanya di RS sudah ditanya nama bayi siapa, untuk mengisi data si bayi.
Artikel lengkap memilih nama anak.

7. Berdoa.
Berdoalah kepada Allah, semoga diberikan kemudahan, kelancaran, kesehatan, dan semoga diberikan yang terbaik. Apapun agama Anda, berdoa adalah hal terpenting.



8. Tempat Melahirkan
Tempat melahirkan hendaknya disesuaikan dengan jarak tempuh dari rumah untuk memperkirakan waktu sampai ke rumah sakit.
Perhatikan kepadatan lalu lintas pada jam-jam tertentu sehingga anda dapat mempersiapkan jalur alternatif untuk sampai ke rumah sakit.
Prosedur masuk, fasilitas yang ada, biaya persalinan.
Lokasi kamar bersalin, agar dalam keadaan darurat mempercepat sampai ke tempat tujuan
Tempat plasenta (ari-ari) harus sudah direncanakan di mana plasenta akan diurus, apakah di rumah atau di tempat bersalin. Biasanya sudah disiapkan di tempat bersalin.

9. Kebersihan Diri
Sangat disarankan untuk menjaga kebersihan diri menjelang persalinan, manfaatnya antara lain :
a. Dengan mandi dan membersihkan badan, ibu akan mengurangi kemungkinan adanya kuman yang masuk selama persalinan. Hal ini mengyrangi terjadinya infeksi sesudah melahirkan.
b. Ibu akan merasa nyaman selama menjalani proses persalinan.
Saat ini, ibu yang akan melahirkan, tidak di-huknah untuk mengeluarkan tinja.
Bulu kemaluan tidak dicukur seluruhnya, hanya bagian yang dekat anus yang akan dibersihkan, karena hal tersebut akan mempermudah penjahitan jika ibu ternyata diepisiotomi.
Selama menunggu persalinan tiba, ibu diperbolehkan untuk berjalan-jalan di sekitar kamar bersalin.
Ibu boleh minum dan makan makanan ringan selama menunggu persalinan, disarankan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang berbau menyengat seperti petai atau jengkol.

10. Hindari kepanikan dan ketakutan
Siapkan diri ibu, ingat bahwa setelah semua ini ibu akan mendapatkan buah hati yang didambakan.
Simpan tenaga anda untuk melahirkan, tenaga anda akan terkuras jika berteriak-teriak dan bersikap gelisah.
Dengan bersikap tenang, ibu dapat melalui saat persalinan dengan baik dan lebih siap.
Dukungan dari orang-orang terdekat, perhatian dan kasih sayang tentu akan membantu memberikan semangat untuk ibu yang akan melahirkan.


11. Persiapan kebutuhan untuk persalinan
Perkirakan jarak antara rumah dan rumah sakit serta lalu lintas yang harus dilalui jika akan bersalin.
Perkirakan kapan waktu persalinan untuk mengatur jadwal bepergian jauh.
Persiapan peralatan yang harus dibawa Untuk Ibu selama persalinan :
a. Alas tahan air (water proof) untuk di mobil selama perjalanan ke rumah sakit.
b. Minyak untuk memijit, untuk mengurangi rasa sakit.
c. Alat-alat mandi seperti sabun, tutup kepala, handuk, dll.
d. Lip balm, sikat gigi dan odol, sisir, ikat rambut.
e. Baju ganti (gunakan baju yang nyaman dan menyerap keringat)
f. Radiotape, CD atau musik yang menenangkan.
g. Bantal dari rumah.

Untuk Ayah :
a. Jam tangan
b. Kartu atau kunjungan pemeriksaan kehamilan, KTP (suami-istri, beserta foto kopinya)
c. Alat mandi : sikat gigi, odol, sisir, dll.
d. Makanan kecil.
e. Baju ganti atau sweater.
f. Kertas, pensil, buku, majalah untuk membaca.
g. No. telp saudara atau teman.

Untuk Ibu, setelah melahirkan :
a. Baju atau gaun yang dapat dibuka dari depan (berkancing di depan) agar dapat menyusui.
b. Kosmetik
c. Bra yang sesuai
d. Makanan ringan yang disukai
e. Baju untuk pulang, perlu diingat badan ibu akan terlihat seperti hamil 5 - 6 bulan, jadi siapkan baju yang sesuai.

Untuk Bayi :
a. Kain flannel beberapa buah (3 - 4 buah)
b. Pakaian bayi, 2 pasang (siapkan 2 ukuran)
c. Popok, dapat menggunakan popok kain atau popok sekali pakai.
d. Sarung tangan, sarung kaki, topi (penutup kepala)
e. Bedak, minyak angin.
f. Selimut untuk membungkus bayi selama di perjalanan pulang.

1 komentar:

  1. The Borgata Hotel Casino & Spa - Mapyro
    Find The 오산 출장마사지 Borgata 춘천 출장안마 Hotel Casino & Spa, 계룡 출장샵 Atlantic City 화성 출장안마 (NJ) location in Atlantic City, 하남 출장마사지 revenue, industry and

    BalasHapus